Berita Terbaru

Pelatihan Pengembangan SDM Pariwisata di Provinsi Bali

Pembangunan pariwisata di wilayah Kabupaten Manokwari memerlukan upaya yang terarah dan terpadu melalui pengembangan ODTW serta melalui kegiatan promosi dan pemasaran,  baik di dalam Negeri  maupun di luar Negeri. Salah satu langkah  strategis ...

Sosialisasi Sadar Wisata di Daerah Objek Wisata Pantai Pasir Putih

Kegiatan Sosialisasi Sadar Wisata di Daerah Objek Wisata Pantai Pasir Putih merupakan salah satu kegiatan yang telah berhasil dilaksanakan oleh Bidang Pengembangan ODTW dan Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten  Manokwari ...

Pembuatan Buku Selayang Pandang dan Peta Wisata Manokwari

Pembuatan Buku Selayang Pandang Potensi Wisata Kabupaten Manokwari dan Peta Daya Tarik Wisata di Kabupaten Manokwari merupakan upaya Bidang Pengembangan ODTW dan Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten  Manokwari menyediakan informasi mengenai kepariwisataan di wilayah Kabupaten Manokwari. ...

Transportasi Laut

Transportasi laut merupakan jenis transportasi massal yang dapat menghubungkan antar kota-kota utama di Indonesia maupun di Papua dan Papua Barat dengan kota Manokwari sebagai ibu kota Provinsi Papua Barat. Akses utama dari dan ke kota Manokwari melalui jalur laut (pelayaran) dilayani oleh Pelabuhan Laut Manokwari. Pelabuhan Laut Manokwari terletak di pusat kota Manokwari. Transportasi dari dan menuju Pelabuhan Laut Manokwari dilayani oleh taksi atau angkutan umum dalam kota, kendaraan sewaan (rental car), kendaraan antar jemput yang disediakan oleh pihak hotel, dan jasa para pengojek (motor berpenumpang berbayar). Tarif dari dan menuju Pelabuhan Laut Manokwari biasanya berkisar antara Rp. 4.000-an (tarif angkutan umum dalam kota), Rp. 5.000,- (tarif ojek), hingga Rp. 100.000-an (tarif kendaraan carteran). Saat ini, selain berfungsi sebagai pelabuhan laut yang melayani embarkasi dan debarkasi penumpang, Pelabuhan Laut Manokwari juga berfungsi sebagai pelabuhan bongkar muat menggunakan fasilitas kontainer/peti kemas. Untuk melayani penumpang, tersedia fasilitas berupa  terminal penumpang yang cukup representatif dan areal parkir yang cukup memadai. Saat ini, berbagai fasilitas di Pelabuhan Laut Manokwari terus dibenahi, termasuk penambahan panjang dermaga, agar dapat memenuhi standar kelayakan. Dermaga Pelabuhan Laut Manokwari mempunyai kapasitas/daya tampung maksimal 1 kapal penumpang PELNI dan beberapa kapal berukuran kecil (kapal barang dan kapal perintis). Pelayaran  menggunakan kapal penumpang PELNI  dan kapal perintis merupakan moda transportasi massal yang cukup murah dan terjangkau. PT. PELNI merupakan perusahaan pelayaran milik pemerintah yang melayani rute pelayaran melalui beberapa pelabuhan penting dan strategis di wilayah Indonesia, seperti : Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta, Pelabuhan Tanjung Mas di Semarang, Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya, Pelabuhan Soekarno Hatta di Makasar, Pelabuhan Bitung, Pelabuhan Jayapura, dll. Sejumlah kapal PELNI yang melayani rute ke dari Manokwari adalah  KM. Ngapulu, KM. Dorolonda,  KM. Labobar, KM. Ciremai, dan KM. Dofonsolo. Selain Pelabuhan Laut Manokwari, di kota Manokwari juga terdapat 2 (dua) pelabuhan lain yang telah dilengkapi fasilitas yang cukup memadai, yaitu Pelabuhan Anggem yang melayani pelayaran antar pulau menggunakan kapal cepat maupun kapal perintis, serta Pelabuhan Feri di Kompleks Marampa Sowi yang melayani pelayaran penyeberangan antar pulau menggunakan kapal feri.

Gambar 1. Pintu Gerbang Pelabuhan Laut Manokwari

Gambar 2. Pintu Gerbang Pelabuhan Laut Manokwari

Gambar 3. Dermaga Pelabuhan Laut Manokwari

Gambar 4. Dermaga Pelabuhan Laut Manokwari

Gambar 5. Terminal Penumpang Pelabuhan Laut Manokwari

Gambar 6. Kantor PT. PELNI Cabang Manokwari

Gambar 7. Pelabuhan Feri MARAMPA Sowi

Gambar 8. Pelabuhan Feri MARAMPA Sowi

 

Legenda Sejuta Potensi

Manokwari Tempo Doeloe

Serba-Serbi Dunia Wisata